Monday, August 29, 2011

10 Band Indonesia dengan Drummer wanita

1. Jeane Phialsa (Dot)
Meskipun usianya masih tergolong sangat muda, tetapi pengalaman dan prestasinya sudah berlimpah. Banyak musisi dan artis top Indonesia pernah merasakan seni permainan drum yang ia bawakan. Sebut saja Dwiki Darmawan yang menjadi otak dari salah satu band jazz etnik terbesar di Indonesia “Krakatau”, penyanyi-penyanyi top seperti Lucy Rahmawati, Gita Gutawa, Rosa dan Anggun, sampai seorang maestro orkestra Erwin Gutawa juga telah bekerja sama dengan jika Drummerline boleh menyebutnya “Indonesian Angel of Drumming” ini.

2. Adisty (She)
Latar musik yang berbeda-beda dari Melly Herlina (Melly) pada lead vocal, Qotrunnada Fitriana (Qoqo) di electric guitar, Roxanna Rufolda (Riry) pada bass, Asri Dewi Lestari (Achi) di violin, Roxanna Rufolda (Riry) di acoustic guitar dan backing vocal, Ester Yolanda (Yayo) pada keyboard, dan Adisty Sofie Anggia (Adisty) sebagai drummer, membuat 7 perempuan ini sepakat mendirikan sebuah band bernama SHE di Bandung pada 22 Februari 2000. Dari perbedaan latar belakang musik, SHE ingin mengemas perbedaan itu menjadi harmonisasi yang indah, maka dipilihlah nama SHE, yang merupakan kepanjangan dari Sound and Harmonic Eclectic.

3. Upit (Harapan Jaya)
Harapan Jaya berasal dari kota kembang Bandung, terdiri dari Juned (gitar), Ogie (gitar), Alvin (vokal), Edie (vokal), Ape (bass) dan Upiet (drum). Yang menonjol dari Harapan Jaya tentunya Edie Brokoli dengan rambut kribonya. Mereka menyebut musik yang mereka mainkan sebagai 'rock ceria' dengan lirik yang lumayan jenaka.Demi Ibu Pertiwi adalah album pertama Harapan Jaya, dirilis pada tahun 2000. Sebagai band pendatang baru mereka cukup sukses merebut hati pecinta musik Indonesia. Eddi Brokoli dan Upiet, yang ternyata pacaran, memilih keluar dari band dan bersolo karier. Eddi lebih laku jadi bintang iklan dan presenter, sementara Upiet tetap ngeband dengan band baru Boys Are Toys, yang personilnya semua cewek.

4. Windi (Samantha)
Tak banyak grup band perempuan di Indonesia. Kemunculan mereka terhalang oleh budaya patriarkal yang menutup kesempatan para perempuan dalam ruang berkarya. Pertengahan tahun 1960-an bisa dikatakan sebagai awal gebrakan dalam musik tanah air dimana telah melahirkan grup band perempuan yang sempat go international. Namun karena banyak faktor, kehadiran grup band perempuan di Indonesia hanya bertahan hingga awal 1970-an.Setelah setengah abad berlalu, kemunculan band perempuan di Indonesia tetap bisa dihitung dengan jari. Samantha adalah salah satunya. Band yang beranggotakan Milsha (vokal), Keke (bass), Moniq (gitar) dan Windy (drum) ini terbentuk sejak tahun 2007. Seperti halnya band-band yang lain, mojang-mojang asal Bandung tersebut menyisakan banyak cerita mulai dari proses pembentukan hingga bisa bertahan sampai saat ini.

5. Dewi (Geger)
Band yang tenar lewat lagunya yang berjudul "Tajir", beranggotakan Wiwik (kibor), Elly (vokal), Cynthia (bass), Dewi (drum) dan Taty Hera (gitar) yang mencoba mengangkat citra band rock perempuan dalam dunia musik Indonesia.
6. Susi Nander (Dara Puspita)
Dara Puspita adalah grup musik asal Surabaya, Jawa Timur yang dibentuk tahun 1964 dan beranggotakan Titiek Adji Rachman (gitar melodi), Lies Soetisnowati Adji Rachman (bas), Susy Nander (drum), dan Ani Kusuma (gitar pengiring).

7. Ria Juwita (Canizzaro)
"Canzo adalah singkatan Canizzaro, dan kini kita kolaborasi dengan tiga musisi muda yang punya potensi besar," kata gitaris Totong Wicaksono dalam jumpa pers peluncuran album Song For You di Jakarta, Kamis (29/11).
Selain Totong dan Derry Iskandar (piano, keyboard), juga personil asli Canizzaro, tiga musisi muda yang mendukung Canzo adalah Dennis Junio (saksofon), Ria Juwita (drum) dan Naya (bass).

8. Ajeng (Elora)
Untuk personil di ELORA tidak asing lagi di telinga kita. Bagi yang belum tahu akan saya kasih info sedikit. Dio, Nora dan Ajeng merupakan pemenang “Dream Band” pada tahun 2005 sedangkan si Vira adalah jebolan dari ajang pencarian bakat di Indonesian Idol pada tahun yang sama. Oh iya, Ajeng dan Klaudia merupakan jebolan dari Flow yang pernah menerbitkan beberapa lagu hit seperti Laki – Laki, Enggak Banget Deh dan Sedih. ELORA berdiri pada tahun 2007 dan pernah berganti – ganti personilnya kemudian pada akhirnya dilamar oleh Big Indie Nagaswara dengan formasi yang pas.

9. Ocky (Manglo)
Band yang digawangi Gea (vokal), Iwan (gitar), Epay (keyboard), Ibel (bass), dan Ocky (drum) ini memilih pop alternatif dalam berkarya.

10. Dindy (The Doctors)
Nama The Doctors diambil band ini lantaran personelnya, Alia (vokal -- yang juga atlet menembak nasional), Dindy (drum), Rani (gitar), dan Yuli (bas) berprofesi sebagai dokter gigi.



sumber
http://musik.kapanlagi.com/
http://id.wikipedia.org/
http://musik.kapanlagi.com/
http://omdimas.com/
http://www.mediaindonesia.com/
http://www.tembang.com/
http://launch.groups.yahoo.com/
http://www.tabloidbintang.com/
http://dennysakrie63.wordpress.com/
http://launch.groups.yahoo.com/

bilamana terdapat kesalahan dalam artikel ini, mohon diralat, thanks.

Sunday, August 21, 2011

Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah

Tentang Tablet PC Android
Tablet pc merupakan komputer portable berbentuk buku dengan fasilitas layar sentuh dimana penggunanya memakai stylus atau pulpen digital sebagai pengganti keyboard & mouse.
Sedangkan Android merupakan salah satu nama sistem operasi (OS) untuk telepon seluler berbasis Linux yang digunakan di smartphone & juga tablet PC.
Keunggulan Android adalah open source yang membuat harga gadget Android lebih murah dibandingkan Blackberry & iPhone, Android juga menawarkan fitur (hardware) yang lebih baik.
Android Honeycomb (Versi 3.0/3.1) merupakan salah satu OS platform Android terbaru yang mendukung ukuran layar lebih besar, desain khusus untuk tablet juga mendukung multi prosesor & akselerasi hardware untuk grafis.

Demam Tablet yang kini marak di Indonesia, seperti halnya demam notebook & Blackberry beberapa waktu lalu, kini kehadiran Tablet mewarnai hiruk pikuk teknologi komunikasi di Indonesia dan semakin memudahkan anda untuk memenuhi segala kebutuhan berkomunikasi.
Berbagai vendor saling bersaing menciptakan Tablet Android dengan berbagai keunggulannya, salah satunya Vendor ternama Acer yang siap memukau para penggemar Tablet dengan menghadirkan Acer Iconia Tab A500, tablet berbasis sistem operasi Android Honeycomb pertama di Indonesia.
Dengan desain elegan minimalis, berat kurang dari 1 kg memungkingkan anda dapat berkomunikasi dimana saja, kapan saja. Berhubungan dengan dunia maya tanpa batas dangan Acer Iconia Tab A500 & memainkan game HD 3D, dengan tampilan Layar lebih besar & resolusi yang tinggi memberikan anda nuansa yang berbeda ketika berselancar di dunia maya.

Berikut fitur-fitur yang bisa anda nikmati di Acer Iconia Tab A500:

Dual kamera beresolusi tinggi
Selain fitur GPS, Acer Iconia Tab A500 dilengkapi dengan dua kamera di depan & belakang. Kamera depan yang beresolusi 2 MP berguna untuk video call & berfoto ria, kamera belakang beresolusi 5 MP yang dilengkapi dengan LED Flash selain untuk berfoto juga bisa untuk perekaman video dengan resolusi HD 720p.

Layar lebih besar & beresolusi tinggi
Acer Iconia Tab A500 dengan layar sentuh kapasitif WXGA 10.1-inchi beresolusi 1280X800 pixels yang tahan goresan dan memiliki tingkat ketajaman warna 262k yang akan memberi anda pengalaman baru dalam menjelajah dunia maya.

Prosesor berkecepatan tinggi
Acer Iconia Tab A500 dilengkapi dengan prosesor Nvidia Tegra 250 Dual-cortex A9 berkecepatan 1GHz dan memory RAM 1GB DDR2 memungkinkan anda untuk menjalankan berbagai aplikasi Android yang berat sekalipun tanpa halangan.

Gaming & Audio
Buat para gamers, Acer Iconia Tab A500 dilengkapi dengan chipset Grafis-Nvidia GeForce, membuat anda lebih nyaman memainkan berbagai game HD 3D yang tersedia di Acer Iconia Tab A500 seperti Need For Speed: Shift, Hero Of Spartan & Let's Golf. Acer Iconia Tab A500 juga dilengkapi perfoma audio berkualitas tinggi dengan teknologi Dolby Mobile Stereo.

Fitur Konektivitas
Selain fitur Wi-Fi, fitur lainnya yaitu tersedia port USB, micro USB, Bluetooth dan port Micro HDMI yang dapat digunakan langsung tampilan layar Acer Iconia Tab A500 dengan TV LCD ataupun proyektor. Anda juga bisa menggunakan keyboard USB atau Bluetooth saat ingin mengetik dengan Acer Iconia Tab A500.

Acer Iconia Tab A500 dilengkapi dengan berbagai aplikasi menawan yang akan membantu anda dalam menikmati gaya hidup dan kebutuhan berkomunikasi anda.
Browser & mesagging: HTML, SMS, Email, Push Mail.
Video & musik : XviD/MP4/H.264/H.263 player – MP3/WAV/WMA/eAAC+ player
Aplikasi lainnya : Document viewer (Word, Excel, PowerPoint, PDF), Adobe Flash Player 10.1, SNS integration, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Google Talk, Picasa integration, Nemo Player, Musica, AUPEO (trial), Acer Sync.

Eksklusif
Aplikasi keren dari Acer yakni Social jogger yang akan membantu anda dalam mengakses Facebook & Twitter dengan tampilan yang menarik, dan juga Photo Browser 3D yang akan membantu anda dalam mengkoleksi foto-foto album anda dalam tampilan slideshow 3D yang menawan. Fitur Clear.Fi memudahkan Anda untuk berbagi file atau streaming konten multimedia secara langsung dengan perangkat Acer lain seperti smartphone atau komputer, dalam satu jaringan yang sama.


Gamers
Buat para pecinta game Need For Speed, anda dapat memainkan game Need For Speed: Shift Full Version yang tersedia di Acer Iconia Tab A500, tentu saja dengan didukung perfoma yang tinggi baik hardware maupun software. Kualitas gambar yang menawan ditambah audio yang akurat membuat anda akan semakin menikmati game ini dalam Acer Iconia Tab A500.

Harga yang terjangkau
Acer Iconia Tab A500 pantas dengan sebutan Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah. Untuk harga Acer Iconia Tab A500 16 GB berkisar 4 jutaan & Acer Iconia Tab A500 32 GB berkisar 5 jutaan. Karena itulah Acer Iconia Tab A500 sebagai Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.

Spesifikasi Acer Iconia Tab A500
Ukuran : 0,5 x 10,2 x 7 inci
Berat : 1,7 pound (sekitar 0,9 kg).
Sistem operasi OS : Android 3.0 (Honeycomb)
Prosesor : NVIDIA Tegra 2 1 GHz dual-core
Memori RAM : 1GB
Layar : 10.1 inch LCD Capacitive Touchscreen
Resolusi layar : 1280×800 pixel
Kamera : resolusi 5MP (belakang) dan 2MP (depan)
Media penyimpan : 16GB dan 32 GB + microSD sampai 64GB
Kartu grafis : NVIDIA GeForce
Konektivitas : Wi-Fi, USB, Micro HDMI

Video Review Acer Iconia Tab A500


Kesimpulan
Dengan desain elegan dan tampil menawan didukung hardware dan software berkualitas dan menyediakan berbagai fitur yang kita butuhkan untuk berkomunikasi setiap saat, dimana saja dan kapan saja. Acer Iconia Tab A500 memang Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah dengan harga yang terjangkau, kualitas perfoma yang tinggi.



Sunday, February 20, 2011

Time 2 start blogging again...


Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada sahabat blogger semuanya yang telah menyempatkan waktunya untuk berkunjung & coment di blog saya ini. Mohon maaf bila saya tidak dapat membalas semua kunjungan & coment yang telah mampir disini. Setelah hampir 1/2 tahun lamanya blog ini tidak saya update lagi, begitu membuka email & blog, ada banyak sekali pesan dari sahabat blogger yang menyapa singgah ke blog saya ini.
Di sela-sela kesibukan sekarang ini masih ada sisa waktu untuk blogging sejenak, update & menyapa sahabat bloger yang lain disana......semoga kita bisa saling bertukar informasi, menjalin tali persahabatan. n @ d'end, saya juga ingin mengucapkan special thank's kepada:

- Om rame
- Mas Ferdinand
- Mas Inung Gunarba
- Mas Etam Grecek
- Mas Tomo
- Miss Rinda
- Mba Rika
untuk waktunya berkunjung & coment di blog saya ini, dan kepada semua sahabat blogger yang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Friday, July 23, 2010

Award ke sembilan melepas kesibukan

Sudah hampir 2 pekan saya melupakan blog saya ini, karena kesibukan yang bertambah, kegiatan ngeblog, sedikit terbengkalai.
Untuk itu permohonan maaf yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada sahabat-sahabat blogger yang telah berkunjung dan berkomentar di blog ini.
Sedikit waktu luang saya manfaatkan untuk ngeblog dan jalan-jalan ke tempat sahabat untuk bersilaturahmi.

Posting kali ini tentang award & tag yang saya dapat dari sahabat saya Shirley, sekian lama tidak update, begitu datang dikirim award yang cantik, terima kasih saya ucapkan kepada Shirley yang telah meluangkan waktunya untuk memberi award ini kepada saya.


berikut jawaban tag dari saya:
1. Apa nama blog kamu?
nama blog saya "opini yang lain"

2. Apa tema blog kamu?
Awalnya bingung mau membuat blog tentang apa!!! tetapi saya terinspirasi dari listverse.com, tentang ultimate 10 di semua bidang ilmu di bumi ini, tapi berhubung wawasan saya terbatas, jadinya tema blog saya ini ultimate 10 di Indonesia.

3. Bagi kamu blog itu apa sih?
Salah satunya fungsi blog yakni penghubung tali silahturahmi sesama di dunia maya.

4. Apa yang kamu cari & tujuan ngeblog?
Mencari penghasilan tambahan, lumayan buat ngopi.....

5. Bagikan award & tag ini ke 5 teman kamu, yaitu......


1. Mas Ferdinand
2. Mas Muzzy
3. Om Rame
4. Mas Etam Grecek
5. Mas Inung Gunarba

Sekian dulu posting award dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf dan terima kasih banyak keapada sahabat saya Shirley untuk award cantik ini.

sumber:
http://sh1rleyz.blogspot.com

Thursday, July 8, 2010

10 Mata uang tertua di Indonesia

10. Uang Real Batu, Kesultanan Sumenep (1730 M)
Kerajaan Sumenep di Madura mengedarkan mata uang yang berasal dari uang-uang asing yang kemudian diberi cap bertulisan Arab berbunyi ‘sumanap’ sebagai tanda pengesahan. Uang kerajaan Sumenep yang berasal dari uang Spanyol disebut juga real batu karena bentuknya yang tidak beraturan. Dulunya uang perak ini banyak beredar di Mexico yang kemudian beredar juga di Filipina (jajahan Spanyol). Di negeri asalnya uang mi bernilai 8 Reales. Selain uang real Mexico, kerajaan Sumenep juga memanfaatkan uang gulden Belanda dan uang thaler Austria.

9. Uang Picis, Kesultanan Cirebon (1710 M)

Sultan yang memerintah kerajaan Cirebon pernah mengedarkan mata uang yang pembuatannya dipercayakan kepada seorang Cina. Uang timah yang amat tipis dan mudah pecah ini berlubang segi empat atau bundar di tengahnya, disebut picis, dibuat sekitar abad ke-17. Sekeliling lubang ada tulisan Cina atau tulisan berhuruf Latin berbunyi CHERIBON.

8. Uang Jinggara, Kerajaan Gowa (Abad ke-16)
Di daerah Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, berdiri kerajaan Gowa dan Buton. Kerajaan Gowa pernah mengedarkan mata uang dan emas yang disebut jingara, salah satunya dikeluarkan atas nama Sultan Hasanuddin, raja Gowa yang memerintah dalam tahun 1653-1669. Di samping itu beredar juga uang dan bahan campuran timah dan tembaga, disebut kupa.

7. Uang Kasha Banten, Kesultanan Banten (Abad ke-15)
Mata-uang dari Kesultanan banten pertama kali dibuat sekitar 1550-1596 Masehi. Bentuk koin Banten mengambil pola dari koin cash Cina yaitu dengan lubang di tengah, dengan ciri khasnya 6 segi pada lubang tengahnya (heksagonal). Inskripsi pada bagian muka pada mulanya dalam bahasa Jawa: “Pangeran Ratu”. Namun setelah mengakarnya agama Islam di Banten, inskripsi diganti dalam bahasa Arab, “Pangeran Ratu Ing Banten”. Terdapat beberapa jenis mata-uang lainnya yang dicetak oleh Sultan-sultan Banten, baik dari tembaga ataupun dari timah, seperti yang ditemukan pada akhir-akhir ini.

6. Uang Kampua, Kerajaan Buton (Abad ke-14)
Uang yang sangat unik,yang dinamakan Kampua dengan bahan kain tenun ini merupakan satu-satunya yang pernah beredar di Indonesia. Menurut cerita rakyat Buton, Kampua pertamakali diperkenalkan oleh Bulawambona,yaitu Ratu kerajaan Buton yang kedua,yang memerintaha sekitar abad XIV. Setelah ratu meninggal,lalu diadakan suatu “pasar” sebagai tanda peringatan atas jasa-jasanya bagi kerajaan Buton. Pada pasar tersebut orang yang berjualan engambil tempat dengan mengelilingi makam Ratu Bulawambona. Setelah selesai berjualan,para pedagang memberikan suatu upetiyang ditaruh diatas makam tersebut,yang nantinya akan masuk ke kas kerajaan. Cara berjualan ini akhirnya menjadi suatu tradisi bagi masyarakat Buton,bahkan sampai dengan tahun 1940.

5. Uang Dirham, Kerajaan Samudra Pasai (1297 M)
Mata uang emas dari Kerajaan Samudra Pasai untuk pertama kalinya dicetak oleh Sultan Muhammad yang berkuasa sekitar 1297-1326. Mata uangnya disebut Dirham atau Mas, dan mempunyai standar berat 0,60 gram (berat standar Kupang). Namun ada juga koin-koin Dirham Pasai yang sangat kecil dengan berat hanya 0,30 gram (1/2 Kupang atau 3 Saga). Uang Mas Pasai mempunyai diameter 10–11 mm, sedangkan yang setengah Mas berdiameter 6 mm. Pada hampir semua koinnya ditulis nama Sultan dengan gelar “Malik az-Zahir” atau “Malik at-Tahir”.

4. Uang Gobog Wayang, Kerajaan Majapahit (Abad k-13)
pada zaman Majapahit ini dikenal koin-koin yang disebut “Gobog Wayang”, dimana untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Thomas Raffles, dalam bukunya The History of Java. Bentuknya bulat dengan lubang tengah karena pengaruh dari koin cash dari Cina, ataupun koin-koin serupa yang berasal dari Cina atau Jepang. Koin gobog wayang adalah asli buatan lokal, namun tidak digunakan sebagai alat tukar. Sebenarnya koin-koin ini digunakan untuk persembahan di kuil-kuil seperti yang dilakukan di Cina ataupun di Jepang sehingga disebut sebagai koin-koin kuil. Setelah redup dan runtuhnya kerajaan Majapahit di Jawa Timur (1528), Banten di Jawa bagian barat muncul sebagai kota dagang yang semakin ramai.

3. Uang "Ma", (Abad ke-12)
Mata uang Jawa dari emas dan perak yang ditemukan kembali, termasuk di situs kota Majapahit, kebanyakan berupa uang “Ma”, (singkatan dari māsa) dalam huruf Nagari atau Siddham, kadang kala dalam huruf Jawa Kuno. Di samping itu beredar juga mata uang emas dan perak dengan satuan tahil, yang ditemukan kembali berupa uang emas dengan tulisan ta dalam huruf Nagari. Kedua jenis mata uang tersebut memiliki berat yang sama, yaitu antara 2,4 – 2,5 gram.
Selain itu masih ada beberapa mata uang emas dan perak berbentuk segiempat, ½ atau ¼ lingkaran, trapesium, segitiga, bahkan tak beraturan sama sekali. Uang ini terkesan dibuat apa adanya, berupa potongan-potongan logam kasar; yang dipentingkan di sini adalah sekedar cap yang menunjukkan benda itu dapat digunakan sebagai alat tukar. Tanda tera atau cap pada uang-uang tersebut berupa gambar sebuah jambangan dan tiga tangkai tumbuhan atau kuncup bunga (teratai?) dalam bidang lingkaran atau segiempat. Jika dikaitkan dengan kronik Cina dari zaman Dinasti Song (960 – 1279) yang memberitakan bahwa di Jawa orang menggunakan potongan-potongan emas dan perak sebagai mata uang, mungkin itulah yang dimaksud.
2. Uang Krishnala, Kerajaan Jenggala (1042-1130 M)
Pada zaman Daha dan Jenggala, uang-uang emas dan perak tetap dicetak dengan berat standar, walaupun mengalami proses perubahan bentuk dan desainnya. Koin emas yang semula berbentuk kotak berubah desain menjadi bundar, sedangkan koin peraknya mempunyai desain berbentuk cembung, dengan diameter antara 13-14 mm.
Pada waktu itu uang kepeng Cina datang begitu besar, sehingga saking banyaknya jumlah yang beredar, akhirnya dipakai secara “resmi” sebagai alat pembayaran, menggantikan secara total fungsi dari mata uang lokal emas dan perak.

1. Uang Syailendra (850 M)
Mata uang Indonesia dicetak pertama kali sekitar tahun 850/860 Masehi, yaitu pada masa kerajaan Mataram Syailendra yang berpusat di Jawa Tengah. Koin-koin tersebut dicetak dalam dua jenis bahan emas dan perak, mempunyai berat yang sama, dan mempunyai beberapa nominal :

* Masa (Ma), berat 2.40 gram; sama dengan 2 Atak atau 4 Kupang
* Atak, berat 1.20 gram; sama dengan ½ Masa, atau 2 Kupang
* Kupang (Ku), berat 0.60 gram; sama dengan ¼ Masa atau ½ Atak

Sebenarnya masih ada satuan yang lebih kecil lagi, yaitu ½ Kupang (0.30 gram) dan 1 Saga (0,119 gram).
Koin emas zaman Syailendra berbentuk kecil seperti kotak, dimana koin dengan satuan terbesar (Masa) berukuran 6 x 6/7 mm saja. Pada bagian depannya terdapat huruf Devanagari “Ta”. Di belakangnya terdapat incuse (lekukan ke dalam) yang dibagi dalam dua bagian, masing-masing terdapat semacam bulatan. Dalam bahasa numismatik, pola ini dinamakan “Sesame Seed”.
Sedangkan koin perak Masa mempunyai diameter antara 9-10 mm. Pada bagian muka dicetak huruf Devanagari “Ma” (singkatan dari Masa), dan di bagian belakangnya terdapat incuse dengan pola “Bunga Cendana”.

Bilamana terdapat kesalahan dalam artikel ini mohon diralat, terima kasih.
 

Opini yang lain Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template